Amankah Periksa Gigi Di Tengah Pandemi Virus Corona?

Dokter gigi merupakan profesi yang paling rentan terpapar dengan virus corona atau COVID-19. Mereka mau tidak mau harus bersentuhan pribadi dengan bab droplet atau cairan yang berada di dalam lisan pasien ketika melaksanakan penanganan medis.

Menurut edaran dari Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) mengenai anutan pelayanan kedokteran gigi selama pendemi virus COVID-19, terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan oleh dokter gigi yang menjalankan tugasnya.

Praktisi kesehatan gigi dan lisan dari HHDC Thamrin City, drg Rachel Sifra menjelaskan ada pasien yang boleh dan dilarang dahulu untuk tiba ke dokter gigi.

Kriteria pasien boleh tiba ke dokter gigi ketika ini:

  1. Keadaan emergency seperti, nyeri gigi yang tidak tertahankan, mengalami pendarahan, gigi yang tiba-tiba lepas, dan hal yang terjadi secara tiba-tiba, harus segera di tolong alasannya yaitu sangat mengganggu dan mengancam kesehatan badan secara menyeluruh.
  2. Dalam keadaan sehat, tidak demam, batuk, pilek.
  3. Tidak habis bepergian ke daerah-daerah pandemi dalam 24 hari terakhir.
  4. Tidak habis kontak dengan orang yang suspect corona.

Kriteria pasien yang dilarang tiba dulu:

  1. Perawatan yang bersifat sanggup ditunda, menyerupai kontrol, perawatan estetik, pencabutan gigi (tidak sakit).
  2. Pasien yang sakit demam (bukan alasannya yaitu sakit gigi), yang lagi batuk dan pilek.
  3. Yang habis bepergian ke tempat pandemi dalam kurun waktu 24 hari.
  4. Orang yang kontak dengan orang suspect corona.

drg Rachel menambahkan, kalau ada pasien yang tiba dengan tanda-tanda batuk flu boleh saja untuk datang, asalkan memang bersifat emergency.

“Pasien yang tiba dengan tanda-tanda demam, batuk, flu boleh ke dokter gigi, asalkan memang membutuhkan perawatan yang sifatnya emergency itu. Dan sebagai drg yang merawat, perawat yang membantu harus perlindungan diri semaksimal mungkin. Baik itu sebelum dan setelah perawatan, harus melaksanakan desinfeksi,” tutupnya.

Sumber detik.com