Mengetahui Penyebab Sakit Kepala Dilihat Dari Jenis serta Gejalanya

Bagaimana cara mengetahui penyebab sakit kepala? dan ternyata penyebab sakit kepala dapat diketahui dengan melihat jenis serta gejalanya!.

Berikut informasi tentang penyakit sakit kepala, tentunya penyebab penyakit tersebut. Serta mengenali penyebab, gejala, serta jenis sakit kepala yang dirangkum dari berbagai sumber.

Dapat dilihat melalui jenis serta gejala penyakit tersebut

Sebelum mengetahui apa penyebab sakit kepala ini, ada baiknya kita mengetahui sedikit info kesehatan penyakit sakit kepala dimulai dari jenis, gejala dan penyebabnya. Hal itu berguna membantu kita dalam mengenali sakit kepala jenis apa yang sedang kita alami.

Karena pada tiap jenis kepala terdapat beberapa perbedaan yang menjadi penyebab dari sakit kepala tersebut. Serta untuk jenis sakit kepala pun akan membutuhkan pengobatan yang berbeda pada gejala yang diperlihatkan pada penderita sakit kepala.

Sakit kepala yang dapat kita ketahui secara umum adalah terdapat tiga jenis sakit kepala diantaranya:

  1. Migrain(sakit pada satu sisi).
  2. Cluster (sama dengan migran, hanya berbeda pada area sakit (pada belakang mata/area mata)).
  3. Tension type headache (rasa sakit berupa ketegangan).

#1 Jenis sakit kepala migrain (sakit kepala sebelah)

Pertama adalah jenis penyakit sakit kepala migrain merupakan serangan rasa sakit pada bagian kepala dimana dapat terjadi dalam beberapa kali baik itu untuk waktu setahun atau seminggu.

Dan untuk serangan rasa sakit dapat terjadi dalam waktu 1-2 jam, dan untuk gejala yang ditimbulkan oleh sakit kepala migrain pun dapat berupa gejala:

  • Mual.
  • Muntah.
  • Sensitif terhadap suara berisik.
  • Bahkan juga sensitif terhadap cahaya.

Tapi untuk penyebab jenis sakit kepala migrain (sakit kepala sebelah) ini belum dapat diketahui secara pasti, akan tetapi sakit kepala migran ini dapat muncul dari sejumlah faktor lain

Akan tetapi diperkirakan jenis sakit kepala migrain dapat disebabkan oleh adanya hiperaktivitas implus listrik otak dimana meningkatkan aliran darah pada otak. Sehingga terjadi pelebaran pada pembuluh darah otak serta proses inflamasi (luka radang).

Penyebab lain yang menjadi faktor munculnya penyakit jenis sakit kepala migrain ini. Dan faktor ini pun bisa dikatakan dapat menjadi salah satu pemicunya yaitu:

  1. Stres.
  2. Kebiasaan merokok.
  3. Mengkonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.
  4. Kelelahan.
  5. Istirahat tidur yang tidak teratur.

Baca juga artikel terkait:Sakit kepala dan pusing apakah penyakit yang sama..?

#2 Jenis sakit kepala cluster

Kedua adalah jenis penyakit sakit kepala cluster untuk sakit kepala ini tidak terlalu jauh berbeda dengan sakit kepala migrain.

Untuk Perbedaan antara jenis sakit kepala cluster dan migrain hanya terdapat pada bagian area sakit yang dialami si penderita saja. Pada sakit kepala cluster terjadi rasa nyeri atau sakit di area belakang mata serta pada area mata. Sedangkan sakit kepala migrain terjadi rasa sakit pada bagian kepala (pada stu titik/sebelah)

Sakit kepala cluster sendiri lebih sering menyerang kaum pria dibandingkan wanita. Jenis sakit kepala cluster sendiri akan menyerang pada satu sisi, dan biasa akan kambuh pada sisi yang sama untuk kasus pasien tertentu.

Bagi penderita jenis sakit kepala cluster akan lebih sering mengalami rasa sakit diwaktu malam hari. Hal itu dikarenakan rasa sakit lebih sering terjadi diwaktu kita akan istirahat malam hari, dan pada akhirnya akan membangunkan kita dari tidur.

Untuk serangan jenis sakit kepala cluster ini biasanya bagi si penderita akan mengalami rasa sakit pada area mata atau pun belakang mata selama waktu 15 menit hingga 3 jam. Serta akan terlihat beberapa gejala pada jenis sakit kepala cluster ini seperti:

  • Mata menjadi merah.
  • Terjadi bengkak di area mata.
  • Mata lebih mudah berair.
  • Serta terdapat rasa nyeri di bagian kepala

Untuk Penyebab tidak terlalu berbeda dengan sakit kepala migrain, dimana yang menjadi penyebab lain dari jenis sakit kepala cluster ini pun terdapat beberapa faktor yang hampir sama diantaranya:

  1. Kebiasaan merokok.
  2. Mengkonsumsi minuman beralkohol.
  3. Serta sindrom horner (Sumber-baca disini)

#3 Jenis sakit kepala tegang (tension headache)

Terakhir adalah jenis penyakit sakit kepala tegang (tension headaches) pada sakit kepala jenis ini lebih sering dialami pada tiap orang.

Pada jenis sakit kepala tegang atau tension headache ini akan mengalami rasa sakit bahkan nyeri hampir dikedua sisi kepala secara bersamaan, bagian belakang mata, dan bahkan dibagian leher.

Bagi si penderita sakit kepala tegang ini masih dapat menjalani aktifitas harian seperti biasa, itu dikarenakan rasa sakit atau nyeri pada jenis sakit kepala tegang ini hanya berlangsung selama 30 menit hingga beberapa hari.

Untuk gejala bagi si penderita penyakit jenis sakit kepala tegang dapat merasakan sensasi sebagai berikut:

  • Pada bagian kedua sisi kepala terdapat rasa sakit.
  • Pada bagian kepala akan terasa seperti di remas/di ikat dengan kuat.
  • Tidak disertai gejala seperti gejala sakit kepala migrain serta cluster.

Untuk penyebab pada penyakit sakit kepala tegang (tension headache) adalah stres berlebihan, ketika seseorang dalam keadaan stres maka secara tidak langsung terjadi tekanan pada dirinya.

Dah hal itu bukan tidak mungkin dan memicu sakit kepala tegang pada bagian kepala, dimana terdapat tekanan yang mana memaksa otak untuk bekerja secara cepat.

Itulah info kesehatan terkait penyakit sakit kepala dimana untuk mengetahui penyebab dari penyakit sakit kepala. Dengan cara melihat jenis serta gejala yang muncul pada bagian kepala kita.

Semoga informasi tentang penyebab sakit kepala ini dapat membantu para pembaca kami dalam mencari informasi seputar penyebab sakit sakit kepala pada bagian kepala kita tentunya.- NatBeauty